Wednesday, May 20, 2015

Download Buku Ebook Panduan Ramadhan Gratis

Alhamdulillah, sebentar lagi kita akan berjumpa dengna bulan Ramadhan (insyaAllah). Bagi umat muslim,sudah saatnya kita mempersiapkan ramadhan dengan Ilmu, Allah akan memudahkan jalan bagi kesurga bagi yang meniti jalan menari ilmu (Agama). Amalan di bulan ramadhan bukan hanya sekedar ikut ikutan atau hanya rutinitas tahunan, Namun harus dibekali dengan ilmu sehingga kualitas sebagai seorang muslim bisa kita tingkatkan dari tahun ke tahun.

Oleh karenanya saya ikut berbagi buku ini yang merupakan buku gratis karya Muhammad  ustd Abduh Tuasikal yang merupakan pengelola website rumasyo.com serta website muslim.or.id.

Silahkan baca, download, cetak dan sebarkan buku ini dan semoga amal ini menjadi amal jariyah bagi kita semua. Amin.

Ingat hadist Ini:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ، يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا، سَتَرَهُ اللهُ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ، وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ، وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ، إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ، وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ، وَحَفَّتْهُمُ الْـمَلاَئِكَةُ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ، وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ، لَـمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ.

“Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa memudahkan (urusan) atas orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allah memudahkan atasnya di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi (aib) seorang muslim, maka Allah menutupi (aib)nya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong hamba selama hamba tersebut senantiasa menolong saudaranya. Barangsiapa yang meniti suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah memudahkan untuknya jalan menuju Surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) untuk membaca Kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan ketenteraman turun atas mereka, rahmat meliputi mereka, Malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyanjung mereka di tengah para Malaikat yang berada di sisi-Nya. Barangsiapa yang lambat amalnya, maka tidak dapat dikejar dengan nasabnya.” Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 2699).

Saturday, April 25, 2015

Prinsip Jual Beli dalam Islam

Berikut ini adalah Kajian yang disampaikan oleh Ustad Arifin Badri tentang prinsip prinsip jual beli dalam islam. Berikut ini ringkasannya

Allah Ta’ala berfirman:
وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا

“Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” [Al-Baqarah: 275]


Juga berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُم بَيْنَكُم بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَن تَكُونَ تِجَارَةً عَن تَرَاضٍ مِّنكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu.” [An-Nisaa': 29)]


Hukum asal SEMUA jenis perdagangan adalah halal sampai ada dalil yang mengaramkannya.

Hal hal yang diharamkan dalam dagang terbagi menjadi 4 yaitu

  1. haram karena barang yang diperjualbelikan, misalkan menjual babi, bangkai atau berjual beli barang curian. Catatan penting :Segala barang yang haram dimakan atau dipakai berarti HARAM pula untuk diperjual belikan
  2. Segala unsur transaksi yang mengandung Riba adalah haram, faktor lain yang menyebabkan haramnya transaksi adalah adanya unsur Gharar (ketidakjelasan). sebagai contoh orang menjual ikan di kolam (saya jual seluruh ikan di kolam ini dengan harga sekian). Contoh jual beli haram yang lain adalah jual beli sistem ijon. Sebagai contoh "Seorang pedagang padi bilang ke petani, Saya beli hasil panen sawah ini dengan harga sekian , padahal tanaman padi masih hijau dan belum siap panen". 
  3. Hal lain yang menyebabkan haramnya jual beli adalah adanya pintu pembuka Riba. Misalkan saya jual rumah ini dengan harga 1Milyar dan bisa dicicil selama 1 tahun. Namun jika satu tahun belum lunas, maka kamu harus membayar denda sekian juta.
  4. Haram menjual barang yang belum mejadi milik kita 100%. Misalkan sistem jual beli doorship ataupun sistem jual beli rumah dengan akad sebagai berikut:  "Si A menjual rumah ke Si B dengan harga 1 Milyar. Si B memberi uang muka 100 jt pada si A. Lalu si B menjual rumah yang belum lunas tadi ke si C dengna harga 1.2 Milyar.



Selain faktor diatas, ada faktor luar yang menyebabkan haramnya jual beli diantaranya

  1. jual beli saat sudah adzan sholat jumat sampai selesai sholat jumat 
  2. Adanya faktor penipuan, misalkan menjual barang yang tidak sesuai spesifikasi. 
  3. Menjual barang yang merugikan oran lain, di contohkan adalah monopoli dan menimbun barang. 

Selain itu, dijelaskan pula bahwa transaksi dalam islam dilihat dari tujuannya ada 3 yaitu

1. Transaksi yang mencari keuntungan misalkan Jual beli dan sewa menyewa. 

 2. Transaksi yang sifatnya menolong dalam hal ini TIDAK boleh mengambil keuntungan. Misalkan sadaqah atau hutang piuang.  Hutang yang disertai keuntungan adalah RIBA apapun bentuknya. Sebagian sudah paham dengan rentenir atau bank. Namun banyak yang belum paham bahwa hutang pituang seperti seperti contoh dibawah ini juga HARAM .

 Seorang pengusaha A memberikan hutang ke pengusaha lain B untuk berdagang. Si pengusaha ini memberi hutang 10jt. Si A memberi syarat tambahan bahwa karena si B hutang untuk berdagang, si A minta agar saat dikembalikan ada tambahan 1juta. Si A sama saja mengambil riba karena mengambil untung dari hutang piutang. Solusi untuk masalah ini, seharusnya si A berinvestasi ke Si B. Jika untung maka dibagi dua dengan si B, jika rugi maka kerugian juga dibagi dua. 

3. Transaksi yang menggunakan barang jaminan, contohnya pegadaian. Dalam pegadaian tidak diperkenankan mengambil keuntungan. Pada prinsipnya gadai adalah hutang piutang dengan jaminan.

Untuk lebih jelas dan lebih rinci,silahkan downlaod atau dengarkan kajiannya dibawah ini

  a