Sunday, April 19, 2015

Perkembangan Muslim di Eropa

Bismillah, Alhamdulillah sekarang ini perkembangan Muslim di Eropa sangat pesat. Berikut ini adalah bukti video kondisi muslim di 3 negara yaitu Moscow, Rusia, London, Inggris dan Belgium

Kondisi Islam di Belgium


Kondisi Islam di London


Kondisi islam di Moscow

Umat islam sholat di jalan jalan Moscow saat idulfitri.



Video diatas justru di upload oleh orang orang kafir yang membenci islam. Maka, jika anda perhatikan komentar komentar di video ini kebanyakan bernada kebencian terhadap pesatnya perkembangan islam. Namun kita sebagai muslim santai saja menanggapi komentar mereka karena kebencian mereka sudah sunatullah dan kita perlu mengingat ayat ini

 “Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah merasa puas/ridha kepada kalian sampai kalian mau mengikuti millah (ajaran agama) mereka.” (QS. al-Baqarah [2]: 120).

Anehnya mereka selalu menyerukan multiculturalisme, toleransi dan kebebasan berbicara, namun ketika islam datang dengan culture berbeda ketika itu juga mereka "lose their mind". Jadi skeali lagi sudah sunatullah mereka membenci umat islam. Yang perlu kita lakukan kita tepat memberi informasi tentang islam secara benar, masalah mereka mau menerima atau tidak itu sudah urusan Allah. Jika Allah berkehendak mereka akan masuk islam, jika tidak minimal kita sudah mendakwahkan islam.


jumlah muslim dinegara Eropa Barat


NoNegaraJumlah % dari penduduk
1Rusia16 juta11.7%
2Belanda900ribu5.5%
3Belgia638ribu6%
4Perancis4.7 juta7.5%
5Inggris2.8 juta4.6%

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Islam_by_country

Info lebih lengkap silahkan lihat di Link sumber.

Sukseskan Keluarga Berencana

Mengapa Perkembangan islam di eropa sangat pesat? Ada beberapa alasan yaitu orang eropa membolehkan pernikahan homoseksual artinya mana mungkin laki laki  dengna laki laki punya anak. Disisi lain seks bebas disana sudah sangat bebas, namun ketika tidak siap menanggung anak, mereka melakukan aborsi. Selain itu bagi yang melakukan pernikahan normal mereka cenderung membatasi jumlah anak atau justru tidak punya anak karena dianggap anak adalah beban.

Sebagai seorang muslim, kita harus bangga kalau punya anak banyak karena yang memberi rizki anak kita itu Allah, bukan kita.

{وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًا } [الإسراء: 31]
Artinya: “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kami lah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.” (QS. Al Isra: 31).
Jaman sekarang, memang membunuhnya tidak dikubur hidup hidup, namun dengan cara aborsi yang intinya sama saja. Membunuh anak.
Maka, mari kita suskeskan gerakan keluarga berencana dalam aratai sebenarnya. KB dalam pandangan pemerintah memang 2 anak cukup, 3 lebih baik, 4 sehat 5 sempurna. Artinya definisi berencana bukan membatasi dua anak, tapi merencanakan kelahiran dengan lebih baik. Misalkan setiap 3 tahun.

Dan perlu di ingat bahwa Rosulullah bangga dengan banyaknya umat islam

"Menikahlah kamu, kemudian berketurunanlah, agar jumlah kamu menjadi banyak, karena sesungguhnya aku (Rosulullah)  bangga dengan jumlahmu yang banyak atas umat-umat yang lain." Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Nasai'

Semoga umat islam makin dominan di eropa dan belahan dunia lain dan semoga Allah menyatukan hati hati kaum muslimin sehingga tidak ada perselisihan antar kaum muslimin. Amin!.

Saturday, April 18, 2015

Kajian Tentang Wajibnya Menjaga Lisan



Mari kita perhatikan Dalil dari Alquran dan Hadist berikut :

“Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela.” (al-Humazah: 1)

Allah melaknat orang orang yang suka mencela dan mengumpat serta merendahkan muslim yang lain dalam surat Al humazah. Sudah barang tentu mulut yang suka mengumpat dan menjela di benci oleh Allah. 

“Sungguh seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang menyebabkan kemurkaan Allah dalam keadaan dia tidak peduli dengan ucapan tersebut sehingga menyebabkan dia dilemparkan ke dalam api neraka.” (HR. al-Bukhari)

Perhatikan hadist diatas, hadist tersebut memberi peringatan keras bagi kita untuk menjaga lisan, karena kadang kita menganggap perkataan kita sepele namun ternyata berdosa besar disisi Allah yang menyebabkan orang masuk neraka. 

ari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Seorang muslim yang baik juga hendaknya hanya berkata kata yang baik. Lalu apa Bentuk bentuk perkataan yang tidak baik? Diantaranya adalah " BERDUSTA,GOSSIP, MENGADU DOMBA, MEMFITNAH, TAJASUS( MENCARI CARI KESALAHAN ORANG LAIN), MENGHINA dan MENCELA  termasuk perkataan yang tidak baik. 

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam kitab Shahih-nya (hadits no. 6474) dari Sahl bin Sa’id bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ يَضْمَنَّ لِي مَابَيْنَ لِحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ
Barang siapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) sesuatu yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, kuberikan kepadanya jaminan masuk surga.”

maksud dari diantara dua janggut dan kaki adalah menjaga lidah dan menjaga kemaluan. Rosulullah menjamin seseorang yang bisa menjaga mulutnya dari ucapan kotor dan perkataan tiak baik dan bisa menjaga kemaluannya, maka diberi jaminan masuk surga. 

Seorang ulama mengatakan " Manusia diberi Allah dua telinga dan satu mulut, sudah sepantasnya kita lebih banyak mendengar daripada bicara." 
Kajian tentang wajibnya umatnya menjaga lisan ini disampaikan oleh ustad Yazid Jawas. Isi kajian secara rinci dan lebih jelas silahkan dengarkan atau download  dibawah ini