Ciri ilmu yang Bermanfaat

10:42 AM , , 0 Comments

Kita sering mendengar orang bilang seperti ini :" Itu  si fulan, katanya ngaji di pondok, tapi ahlaknya ga beda ma anak yang suka nongkrong di pinggir jalan" atau " Ah, orang yang pada ngaji juga sama saja, kalau dakwah keliatain 'alimnya, tapi kalo di masyarakat tingkah lakunya sama saja" dan perkataan sejenis.

Nah, sering kan dengar perkataan yang sejenis? emang belajar ilmu aga itu salah ya? atau orang yang belajar islam itu sendiri yang tidak mengimpementasikan ilmunya? Dalam bahasa islam, orang yang punya ilmu namun tidak diterapkan, itu artinya ilmunya tidak bermanfaat.

Sebagai muslim, tentunya ilmu (agama) yang kita dapat bukan sekedar pengetahuan, namun ilmu yang tercermin dalam perbuatan kita, penulis sendiri  masih tergolong orang awam, masih belajar jadi kalau saya salah, saya akan senang sekali kalau diingatkan.

Tanda bahwa seseorang mendapatkan ilmu (agama) yang bermanfaat tercermin dalam 6 hal berikut ini:

  1. Ilmunya  diamalkan
  2. Tidak meninggikan diri sendiri  dan benci pujian dan tidak sombong kepada orang lain (Tawadhu)
  3.  bisa memahami orang lain dan tidak mudah menyalahkan orang lain
  4. tidak mengejar jabatan, popularitas atau harta
  5. tidak menganggap dirinya orang yang berilmu apalagi merasa paling pintar
  6. Berburuk sangka pada dirinya dan berbaik sangka kepada orang lain.
Selangkapnya, silahkan simak kajian Ciri ciri ilmu yang bermanfaat yang di sampaikan oleh ustadz Abu Ihsan al atsary. Untuk mendownload kajian klik playernya .



Candra Adi putra

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 comments: